Belajar Photoshop – Bagian 2

Follow sejutablog on Twitter
Data Halaman Blog:
» Ditulis hari oleh Sandra
» Kategori: Komputer & Teknologi Informasi, Tutorial, Tips & Trik
» Telah 23.829 kali dibaca
Topik Sejenis:
Berikan Komentar!
» Sudah ada 5 komentar
» Ayo berikan pendapat Kamu
» Komentar dalam RSS
Artikel ke 2 dari 2 halaman blog berseri: Adobe Photoshop

belajar_photoshop_series

Citra digital adalah obyek yang diolah oleh Photoshop. Lalu apa yang disebut sebagai citra digital? Sebelum belajar menggunakan program pengolah citra digital paling populer ini, marilah berkenalan dengan dulu dengan citra digital.
Citra digital (untuk memudahkan, selanjutnya bisa saya sebut sebagai gambar) adalah kumpulan titik-titik (dots) yang membentuk (mencitrakan) gambar tertentu. Pencitraan itu terjadi karena adanya tingkat kerapatan maupun perbedaan warna dari titik-titik tersebut. Dalam citra digital yang ditampilkan melalui monitor komputer, titik ini disebut pixel (picture element). Titik (dot) dan pixel walaupun berbeda istilah, mengacu kepada pengertian yang sama.
Ada beberapa hal yang harus anda perhatikan untuk memahami citra digital.

Resolusi

Resolusi adalah banyaknya titik (pixel) per ukuran panjang. Satuan yang biasa digunakan adalah dpi (dot per inch) atau ppi (pixel per inch). Suatu gambar dengan ukuran 10×10 pixels dan memiliki resolusi 10 dpi, akan berdimensi 10×10 inci, dan jika resolusinya 20 dpi, maka akan berdimensi 0,5×0,5 inci.

Semakin tinggi resolusi akan memperhalus citra atau gambar tersebut. Jika kita badingkan dua buah gambar dengan dimensi sama, tetapi resolusi berbeda yaitu misalnya 10 dpi dan 20 dpi, maka gambar dengan ukuran 20 dpi akan terlihat lebih halus (tidak berundak). Pada proses perubahan ukuran dimensi gambar yang mengakibatkan reproduksi titik, tingginya resolusi belum tentu menyatakan tingginya kualitas (bagus-jeleknya) gambar tersebut.

Dan yang harus diperhatikan juga adalah, semakin tinggi resolusi pada ukuran dan jenis file gambar yang sama, akan menjadikan ukuran file (byte) bertambah besar sehingga akan memakan memori komputer lebih banyak.

Mengatur Resolusi

Anda bisa mengatur resolusi pada saat membuka file baru (FileNew). Pilihlah resolusi yang diinginkan pada kotak isian Resolution. Pada saat anda melakukan scanning dengan scanner, anda bisa melakukan pengaturan berapa nilai resolusi yang diinginkan. Pilihlah resolusi yang tinggi (misalnya 300 ppi), sehingga kualitas gambar yang dihasilkan akan relatif bagus. Adapun setelah itu resolusinya dikurangi dalam Photoshop, maka tidak akan terjadi penurunan kualitas gambar yang berarti.

Mengatur resolusi gambar dengan Photoshop bisa anda lakukan dengan cara klik ImageImage Size. Masukkan nilai resolusi yang anda inginkan pada kotak isian Resolution. Perubahan ini akan mengubah ukuran gambar (Pixel Dimension) dan tetntu saja ukuran file.

Rentang Nada (Dynamic Range)

Rentang nada adalah rentang dari gelap (hitam) ke terang (putih) dari suatu warna. Photoshop mengistilahkan gelap dan terang ini sebagai highlight dan shadow. Mengatur rentang nada suatu gambar berarti mengubah kecerlangan (brightness) dan ketajaman (contrast) gambar. Hal ini bisa anda lakukan dengan klik ImageAdjustLevel. Input levels pada kotak dialog Levels, berguna untuk menambahkan kontras. Sedangkan Output levels berguna untuk mengurangi kontras. Segitiga kecil yang ada pada bagian highlight, shadow, juga pada midtone merupakan slider yang bisa digeser-geser.

levels

Gambar 2.1. Kotak dialog levels

Tipe Image File

Image file yang diolah oleh Photoshop disimpan dalam tipe PSD. Tipe ini akan menyimpan informasi layer, channel dan informasi-informasi file lain yang dibutuhkan dalam pengolahan Photoshop. Jika anda ingin mengedit kembali suatu gambar, maka simpan saja dalam format ini. Yang harus anda ingat, format file tipe ini memakan kapasitas memori relatif besar bila layer atau channel yang anda gunakan juga banyak.

Tipe yang relatif paling irit (biasanya digunakan untuk keperluan di internet) adalah tipe JPG. Anda bisa menyimpannya dalam tipe ini jika pekerjaan yang anda lakukan sudah final, karena informasi-informasi seperti layer, channel, dan sebagainya tidak akan tersimpan.

Jika kamu suka dengan tulisan ini silakan Berikan Pendapatmu!. Pantau terus perubahan dan lanjutan dari halaman blog ini dengan cara Berlangganan RSS.


5 Komentar pada Belajar Photoshop – Bagian 2

  1. avatar Hotel anyer carita mengatakan:

    Trim’s yaaa dah mau berbagi ilmu… ^_^

  2. avatar Romeo mengatakan:

    Mbak Sandra cakep deh..salam kenal

  3. […] belajar photoshop klik […]

  4. avatar Belajar Edit Foto mengatakan:

    ooOOo…ini blognya mba’ Sandra to…makasih ya mba’ udah berbagi ilmu…moga panjang umur dech…

  5. avatar Aryo Seno mengatakan:

    pengen nyoba tapi masih bingung mas….

Berikan Komentar

 

SejutaLagu
Permainan Game Online Gratis