Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Perayaan Natal yang Unik Masyarakat Dunia

    Natal merupakan hari suci umat Kristiani. Hari Natal dirayakan serempak diseluruh penjuru dunia tanggal 25 Desember setiap tahunnya. Berbagai tempat dibelahan bumi ini masyarakatnya merayakannya dengan semarak dan penuh hikmat. Lain tempat lain pula suasana dan pesta perayaannya. Tulisan ini akan mengulas 6 negara di dunia yang merayakan natal dengan keunikan acaranya.

    Natal Ala Pinoy


    Orang Filipina sangat menyukai Natal. Bayangkan saja lagu-lagu Natal sudah berkumandang sejak bulan September lalu. Pada tanggal 16 hingga 24 Desember pagi diadakan sebuah acara Misa khusus yang disebut "Missa de Gallo". Seusai Misa, biasanya disediakan berbagai sajian khas daerah yang terbuat dari beras. Setelah Misa dimalam Natal, warga Filipina biasanya berkumpul untuk menikmati makan malam bersama. Menunyapun cukup mengundang selera, yaitu babi panggang utuh, daging asap, aneka keju serta masakan lainnya. Ini adalah saat dimana keluarga berkumpul untuk memohon kesehatan dan keselamatan bagi setiap orang. Lalu hadiah Natal-pun dibuka dengan suka cita.

    Pinata Khas Meksiko


    Orang Meksiko merayakan Natal dengan menggelar festival selama 9 hari. Setiap malam tampil atraksi dari berbagai keluarga yang berbeda dengan dipimpin oleh anak kecil yang membawa patung Yesus, Maria dan Tusuf yang terbuat dari tanah liat. Mereka berjalan ke rumah-rumah yang sedang melangsungkan pesta dan menyanyikan lagu-lagu Natal. Sementara itu, beberapa orang dari mereka berusaha memecahkan boneka (pinata) dari tanah liat yang tergantung di langit-langit rumah, sehingga seluruh peserta akan dihujani dengan berbagai permen dan hadiah dari dalam boneka tersebut.

    Tradisi Negeri Kimchi


    Anak-anak di Korea mempunyai tradisi sendiri dalam merayakan Natal, yaitu dengan saling memberi kartu Natal. Tidak peduli berapa banyak teman sekolah atau teman bermain, mereka akan mengirim dan membalas semua kartu yang mereka terima. Bahkan, anak-anak itu memilih untuk melewatkan jam tidurnya agar bisa membalas kartu-kartu tersebut. Uniknya, setiap kartu memiliki isi yang berbeda. Ini menunjukkan bagaimana mereka mengekspresikan perasaan mereka pada setiap orang yang mereka kenal.

    Jamuan Natal Negeri Napoleon


    Pada malam Natal, anak-anak di Perancis biasa meletakkan sepatu mereka di depan parapian sambil berharap Sinterklas akan memenuhi sepatu mereka dengan berbagai hadiah. Jamuan tengah malam di malam Natal biasanya menyajikan daging yang disebut le reveillon. Secara bahasa, Reveillon berarti bangun atau panggilan untuk untuk hari pertama. reveill dimaksudkan sebagai simbol kebangkitan spiritual dalam arti kelahiran Yesus. Daging tersebut biasanya disajikan bersama tiram, sosis, arak, ham bakar, unggas panggang, salad, buah-buahan dan kue tar. Di Perancis Selatan ada satu tradisi unik, dimana Pie dan Kue Daging Natal (pain calendeau) dipotong secara bersilang dan dimakan hanya setelah bagian yang pertama diberikan kepada kaum papa.

    Momen Sportivitas Benua Kangguru


    Tidak seperti suasana Natal yang seringkali digambarkan jatuh pada musim dingin. Natal di Australia justru jatuh pada musim panas. Oleh karena itu, banyak orang memilih merayakan Natal di kolam renang, pantai atau pusat perbelanjaan. Permainan Kriket yang dimulai sesudah Natal dan perlombaan perahu dayung dari Sydney ke Hobart di Pelabuhan Sydney adalah acara yang paling dinantikan setiap Natal tiba. Namun seperti layaknya Natal di negara lain, keluarga Nasrani di Australia biasanya juga meluangkan waktu untuk berkumpul dan makan bersama di malam Natal.

    Ritual Unik di Yunani


    Di negeri yang terkenal dengan mitologi serta dewa-dewanya ini, tradisi malam Natal biasanya menjadi saat dimana anak-anak untuk pergi ke jalan-jalan sambil menyanyikan lagu-lagu Natal yang gembira. Mereka memainkan drum dan alat musik lainnya untuk mengikuti irama lagu yang mereka nyanyikan. Kadang-kadang mereka juga membawa kapal-kapalan yang dihias dengan biji-bijian berwarna emas. Membawa sebuah kapal adalah kebiasaan kuno di kepulauan Yunani. Biasanya jika anak-anak ini menyanyi dengan baik, mereka akan diberi uang atau kacang, kembang gula dan daun ara kering.


    Author : Eva

    No comments

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728